Posts

E-25 Radhitya Javier Ryhan

 Contoh Laporan Pengamatan Berita Hukum I. Pendahuluan Latar Belakang Perkembangan hukum sangat dinamis dan berdampak langsung pada masyarakat dan institusi negara. Melalui pengamatan berita hukum selama satu minggu, kita dapat mengidentifikasi tren kebijakan, potensi risiko terhadap hak asasi, serta bagaimana penegakan hukum dijalankan. Ini juga melatih kemampuan analisis kritis terhadap pemberitaan hukum. Metodologi Periode pengamatan: 12 November – 18 November 2025 (contoh) Sumber berita: media nasional terverifikasi (ANTARA, TheJakartaPost, MKRI, Tempo, dsb), situs resmi Mahkamah Konstitusi, dan laporan organisasi masyarakat sipil. II. Analisis Kasus / Masalah Hukum Berikut tiga isu hukum aktual yang diamati dalam periode tersebut: Kasus / Isu 1: Revisi KUHAP Disahkan 2.1 Identitas Kasus Judul isu: “DPR Sahkan Revisi KUHAP Menjadi Undang-Undang” Tanggal terbit: 18 November 2025 Sumber: DPR / Polri POLRI , liputan media (Jakarta Post)  2.2 Ringkasan Fakta Hukum DPR secara b...

E-25 Radhitya Javier Ryhan

 Refleksi Observasi Integrasi Nasional di Lingkungan Kampung a. Pendahuluan Observasi ini dilakukan di lingkungan kampung tempat saya tinggal selama dua minggu. Saya memilih lokasi ini karena kampung merupakan tempat yang mencerminkan keberagaman masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan observasi ini adalah untuk melihat bagaimana interaksi antarwarga yang berbeda latar belakang dapat memperkuat integrasi nasional, yaitu proses penyatuan masyarakat yang beragam menjadi satu kesatuan yang harmonis. b. Temuan Observasi Selama observasi, saya melihat berbagai bentuk interaksi positif antarwarga. Salah satunya terlihat saat kegiatan kerja bakti membersihkan selokan dan jalan kampung yang diikuti oleh warga dari berbagai usia dan latar belakang. Mereka bekerja sama tanpa memandang perbedaan suku atau agama. Selain itu, pada saat perayaan Maulid Nabi, warga non-Muslim turut membantu menyiapkan makanan dan dekorasi, menunjukkan adanya sikap saling menghargai antarumat beragama. Feno...

E25- Radhitya Javier Ryhan

Ringkasan Wawancara tentang Pandangan terhadap Identitas Nasional Narasumber: Rafa Dio Febrian (18 tahun), mahasiswa baru jurusan Manajemen di Universitas Mercu Buana. Ia dikenal sebagai sosok yang aktif dan mempunyai kepedulian terhadap isu sosial di kalangan anak muda. Rafa dipilih karena menampilkan yang segar dan realistis tentang bagaimana identitas nasional dijaga di tengah perkembangan zaman. Pendahuluan: Wawancara ini dilakukan untuk mengetahui pandangan generasi muda, khususnya pelajar baru, tentang arti dan pentingnya identitas nasional. Sebagai pelajar yang baru memulai masa kuliah, Dio dianggap bisa mewakili cara berpikir anak muda zaman sekarang dalam menyeimbangkan antara modernitas dan rasa kebangsaan. Isi: Menurut Dio, identitas nasional adalah jati diri bangsa yang menunjukkan siapa kita sebenarnya sebagai orang Indonesia. Ia menjelaskan bahwa identitas nasional bukan hanya soal simbol seperti bendera Merah Putih atau lagu kebangsaan, tetapi lebih ke nilai dan sikap ya...

E25- Radhitya Javier Ryhan

Catatan Studi Perpustakaan: Sistem Pemerintahan dalam Perspektif UUD 1945 dan Kajian Ilmiah   E25- Radhitya Javier Ryhan  Pendahuluan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 merupakan fondasi utama sistem ketatanegaraan Indonesia. Dalam perkembangan sejarah, UUD 1945 mengalami perubahan melalui amandemen untuk menyesuaikan dinamika demokrasi dan kebutuhan masyarakat. Kajian ini bertujuan untuk memahami pasal-pasal penting yang mengatur sistem pemerintahan Indonesia, serta membahasnya dengan pandangan akademik dari artikel ilmiah. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan tidak mampu menilai implementasi prinsip demokrasi dan negara hukum dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ringkasan UUD 1945 1. Pasal 1 ayat (2) dan (3) “Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Dasar.” “Negara Indonesia adalah negara hukum.” → Makna: Menegaskan bahwa rakyat adalah pemegang kekuasaan tertinggi, sedangkan negara menjalankan pemerintahan berda...

E-25 Radhitya Javier Ryhan

 Mata Kuliah: Pendidikan Kewarganegaraan  Topik Refleksi: mahasiswa dan kebinekaan menjadi jembatan antar budaya Nama Mahasiswa: Radhitya Javier Ryhan  NIM: 43125010267 Tanggal: 26 September 2025 Mahasiswa dan Kebhinekaan: Menjadi Jembatan Antarbudaya 1. 🧠 Pemahaman Konsep Kebhinekaan merupakan realitas sosial bangsa Indonesia yang terdiri dari beragam suku, budaya, bahasa, dan agama. Bagi pelajar, memahami konsep kebhinekaan berarti menyadari bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang dapat menyejahterakan kehidupan bersama. Dengan kesadaran ini, mahasiswa dapat menghindari sikap diskriminatif dan membangun pola pikir inklusif. 2. 🤝 Peran Mahasiswa dalam Kebhinekaan Mahasiswa memiliki posisi strategi sebagai agen perubahan. Di lingkungan kampus yang multikultural, mahasiswa berperan menjaga toleransi, menciptakan dialog antarbudaya, serta mengedepankan sikap saling menghargai. Dengan demikian, siswa menjadi contoh nyata penerapan nilai kebhinekaan dal...

E-25 Radhitya Javier Ryhan

Image
Mahasiswa dan Kebhinekaan Menjadi Jembatan Antarbudaya Abstrak Kebhinekaan merupakan ciri khas bangsa Indonesia yang menjadikan masyarakat hidup dalam keberagaman budaya, bahasa, agama, serta adat istiadat. Mahasiswa, sebagai agen perubahan dan generasi penerus bangsa, memiliki peran penting dalam menjaga sekaligus memanfaatkan keberagaman tersebut sebagai kekuatan, bukan sebagai sumber perpecahan. Artikel ini membahas refleksi pribadi tentang nilai-nilai persahabatan yang diwujudkan dalam kehidupan siswa sehari-hari, terutama dalam upaya membangun keharmonisan sosial, menjadi penghubung antarbudaya, dan menumbuhkan semangat toleransi. Kata Kunci: Mahasiswa, Kebhinekaan, Nilai Kebangsaan, Toleransi, Antarbudaya Pendahuluan: Indonesia dikenal sebagai negara dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, yang memiliki arti berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Keberagaman ini tidak hanya menjadi identitas bangsa, tetapi juga kekuatan yang perlu dijaga bersama. Mahasiswa, sebagai bagian dari masyara...